Puji syukur kehadirat
Alaah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karuniannya sehingga penulis dapat
menyelesaikan tugas makalah ini. Makalah ini tentang masalah sosial pengemis
musiman.
Tak lupa penulis
ucapkan terimakasih kepada semua yang telah membantu penulis dalam
menyelesaikan tugas makalah ini, khususnya Bpk. Burhan Amin selaku dosen Ilmu
Sosial Dasar yang memberi tugas makalah ini.
Juga saya ucapkan
terima kasih buat teman-teman yang selalu mendorong memberi masukan dalam
menyelesaikan tugas ini baik caa langsung maupun tidak langsung.
Akhirnya penulis
berharap makalah ini bermanfaat. Pembuatan makalah ini masih jauh dari sempurna
dan banyak kesalahan yang terdapat dalam makalah ini saran dan kritik yang
membangun sangat saya harapkan.
Bekasi, 22
Oktober 2013
( )
Penulis
DAFTAR ISI
Cover
Makalah.......................................................................................................................i
Pernyataan............................................................................................................................ii
Kata
Pengantar....................................................................................................................iii
Daftar
Isi.............................................................................................................................iv
BAB
I PENDAHULUAN....................................................................................................1
Latar
Belakang.......................... .......................... ..........................
....................................1
Tujuan..........................
.......................... .......................... ..........................
......................2
Sasaran..........................
.......................... .......................... ..........................
.....................3
BAB
II PERMASALAHAN.......................... .......................... .........................................4
a.Strength..........................
.......................... .......................... ................................4
b.Weakness..........................
.......................... .......................... .............................4
c.Opportunity..........................
.......................... .......................... ..........................5
d.Threats.......................... ..........................
.......................... .................................5
Analisis SWOT..........................
.......................... .......................... ......................7
BAB
III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI.......................... .................................8
Kesimpulan..........................
.......................... .......................... ............................8
Rekomendasi..........................
.......................... .......................... .........................8
Referensi
Tulisan.......................... .......................... ..........................
...............................9
BAB
I
PENDAHULUAN
1.Latar
Belakang
Pengemis adalah
orang-orang yang mendapatkan penghasilan dengan meminta-minta di muka umum
dengan berbagai cara dan alasan utnuk mengharapkan belas kasihan dari orang
lain.
Pengemis musiman adalah
pengemis yang hanya ada dihari-hari tertentu saja seperti imlek, idul fitri,
natal, dll.Masalah sosial adalah segala sesuatu yang menyangkut kepentingan
sosial.
Indonesia merupakan
negara berkembang dengan jumlah penduduk yang banyak identik dengan kemiskinan
berpendidikan rendah berpenghasilan rendah ,tidak mempunyai penghasilan tetap,
terutama misal seperti Brebes, Cirebon, Tasikmalaya, Semarang, Indramayu,
Jepara dan dari daerah lainnya pada umumnya mereka memanfaatkan momen bulan
Ramadhan untuk menjadi pengemis., mengais rejeki mengharapkan pemberian
orang-orang yang ingin bersedekah terutama di saat bulan ramadhan yang penuh
berkah, umat Islam biasanya berlomba-lomba untuk membagi rejeki kepada
masyarakat miskin sehingga sering di menfaatkan pengemis. Kondisi demikian
sangat memprihatinkan dan harus segera di atasi oleh pemerintah dan masyarakat.
Sudah banyak yang dilakukan oleh lembaga-lembaga pemerintah atau
non-pemerintah, seperti memulangkan ke daerah asal, memberi pembinaan, memberi
modal mengajarkan untuk transmigrasi, ke daerah luar Jawa yang masih jarang
penduduknya, dan penanggulangan pertambahan penduduk dengan program eluarga
Berencana (KB), sehingga dengan demikian bisa menekan jumlah pengemis musiman
yang ada
2.Tujuan
Tujuan membuat makalah
ini adalah:
·
Sebagai syarat dalam menyelesakan tugas
pada mata kuliah Ilmu Sosial
·
Sebagai bahan pembelajaran khususnya
penulis dan pembaca dalam mengamati fenomena-fenomena sosial yang ada di
sekitar kita,yaitu banyaknya pengemis-pengemis yang datang ke kota-kota besar
seperti Jakarta di saat hari-hari tertentu misalnya di bulan ramadhan menjelang
idul fitri
3.Sasaran
Sasaran yang paling
penting dari makalah ini diharapkan penulis dapat mengetahui permasalahan
sosial khususnya pengemis musiman dan memberikan rekomendasi pihak terkait yang
ada hubungannya dnegan masalah pengemis musiman.
BAB
II
PERMASALAHAN
Analisis permasalahan sosial pengemis musiman dengan
memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal
dilihat dari aspek
1.Kekuatan
(Strength)
a.Keadaan
ekonomi yang semakin sulit.
Karena,ekonomi
semakin sulit pekerjaan susah didapat,sehingga masyarakat miskin melakukan
pekerjaan sebagai pengemis musiman, yaitu pada hari-hari seperti bulan puasa
menjelang idul fitri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari
b. Kebutuhan hidup yang
semakin tinggi
Melakukan pekerjaan pada hari-hari tertentu
untuk menambah penghasilan, sebab penghasilan suami tidak mencukupi untuk
memenuhi kebutuhan keluarga (misalnya suaminya tukang becak, buruh tidak tetap)
c.Susah
bertahan hidup
Tidak adanya keluarga yang membantu sehingga
melakukan mengemis pada hari-hari
tertentu untuk menyambung hidup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari
d.Keterbatasan
fisik
Kebanyakan orang yang cacat fisik
melakukan pekerjaan dengan pengemis di
hari-hari tertentu karena tidak bisa melakukan pekerjaan yang memerlukan tenaga
seperti orang normal.
2.Kelemahan (Weakness)
a.Pemerintah
kurang memperhatikan
Pemerintah kurang memperhatikan pembayaran
ekonomi yang langsung menyentuh masyarakat miskin
b.Masyarakat
malas untuk bekerja
Masyarakat lebih memilih untuk mengemis
untuk mendapatkan uang lebih gampang daripada bekerja susah payah
c.Pendidikan yang masih rendah
Masyarakat yang umumnya berpendidiakn rendah
tidak mempunyai keahlian untuk mempertahankan hidup sulit, maka dengan mengemis
bisa mendapatkan uang dengan mudah.
d.Lapangan
pekerjaan yang minim
Karena
kurangnya lapangan pekerjaan dan sulitnya mendapatkan pekerjaan, sehingga
masyarakat miskin lebih menjadikan pekerjaan sebagai pengemis musiman
disaat-saat tertentu. Padahal, ajaran agama manapun, mengemis atau
meminta-minta belas kasihan tidak dianjurkan oleh agama dan pekerjaan yang
hina,walaupun agama menganjurkan bagi yang mampu memberi sedekah yang miskin
3.Peluang (Opportunity)
a.Pengemis
musiman sulit di brantas
Pengemis musiman sulit di brantas karena
mereka benar-benar sangat miskin di desanya dan mencoba mengais rejeki selama
bulan puasa
b.Umat
muslim berlomba-lomba memberi sedekah di
bulan ramadhan.
Umat muslim selalu memberikan sedekah di
saat ramadhan. Seperti berbuka puasa bersama, Sahur on the road. Sehingga
dimanfaatkan oleh pengemis
c.Tingkat kemiskinan yang cukup tinggi
Karena kemiskinannya mendorong masyarakat
untuk melakukan berbagi cara untuk mendapatkan uang, salah satunya memanfaatkan
Ramadhan untuk mencari rezeki dari meminta-minta.
d.Agar
bisa berlebaran di kampung halamannya.
Agar bisa berlebaran di kampung
halamannya,masyarakat melakukan pekerjaan mengemis bahkan mereka rutin setiap
tahun menjadi pengemis musiman
4.Tantangan (Threats)
a.Diadakan pembinaan
Diadakan
pembinaan melalui media massa, ceramah bahwa mengemis itu perbuatan nista tidak diajarkan oleh agama
b.Diadakan razia dan
penertiban dan pelatihan
Setelah
diadakan razia dan dtampung di panti-panti. Sehingga bisa mandiri dan tidak
menjadi pengemis.
c.Diadakan pemulangan ke daerah asal
Setelah di
dunia diberi bekal, keudian di pulangkan ke kampung halamannya/ daerah asal dan
bisa usaha dengan beternak, bercocok tanam, dagang kecil-kecilan, sebagai
tukang pijat sehingga bisa menghasilkan uang.
d.Perhatian kepada lansia dan cacat fisik
Dengan
tersediannya sarana prasarana untuk lansia dan cacat fisik bisa membantu untuk
kelangsungan hidupnya, seperti di panti jompo, yang cacat fisik diberi
keterampilan (seperti tuna netra) diberi bekal memijat sehingga tidak mengemis
BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
1.Kesimpulan
a.
Pada saat sekarang semakin banyak banyak
pengemis musiman yang ada di kota-kota besar seperti Jakarta. Di sebabkan
karena tuntutan kebutuhan hidup sehari-hari yang semakin tinggi, sehingga
menyebabkan masyarakat memilih mengemis sebagai mata pencaharian
b.
Pemerintah kurang menyediakan lapangan
kerja, kurang meberikan modal untuk usaha terhadap masyarakat miskin sehingga
masyarakat miskin menjadi pengemis musiman
c.
Pemerintah telah melakukan razia dan
pembinaan pada pengemis melalui Dinas Sosial, namun mereka tetap melakukan
pekerjaan menjadi pengemis musiman,terutama pada saat hari-hari tertentu
seperti hari Raya Idul Fitri, dan Imlek
d.
Diharapkan dengan pembinaan memberi
keterampilan yang cukup para pengemis musiman bisa mandiri dan bekerja di
kampung halamannya atau di daerah asalnya.
2.Rekomendasi
a. Agar
pemerintah menciptakan lapangan kerja seperti padat karya memberi bantuan untuk
usaha kecil
b. Agar
pemerintah menyediakan sarana/prasarana pendidikan yang baik dan memberikan
pelatihan keterampilan kepada masyarakat miskin agar mampu berkarya dan
menghasilkan uang tanpa harus mengemis
c. Pemerintahan
daerah agar membuat peraturan daerah yang melarang masyarakat memberi sedekah
dijalan-jalan. Agar disalurkan ke lembaga-lembaga zakat supaya tidak
dimanfaatkan oleh pengemis musiman
d. Agar
pemerintahan melakukan penertiban pengemis musiman dan dibina dan pelatihan,
atau dipulangkan ke daerah asal
Referensi
Tulisan:
1.www.fimela.com
2.Lensa
Indonesia (Jumat, 5 juli 2013; Editor: Agus Irawan)
3.
Azizah,Nurul; Skripsi (Sarjana)—Universitas Negeri Malang. Program Studi
Pendidikan Sejarah, 2009
4.ANTARA
(Jumat, 5 Agustus 2011)


