Nama:Tantyo Rahmat W.
Kelas: 2KA36
NPM: 18113794
Kesimpulan
Review Kepemimpinan Partisipatif
Kepemimpinan
ialah kebolehan mempengaruhi pengikut dan melibatkan penggunaan kuasa oleh
pemimpin dan penerimaan pengikut. Kebolehan mempengaruhi pengikut berhubung
kait dengan memenuhi keinginan kepuasan pengikut (Daft,2004).
Kewibawaan
yang dimiliki akan membantu seseorang pemimpin itu dalam memimpin keluarga,
masyarakat, dan negara dengan lebih berkesan dan sempurna. Sebagaimana yang
telah ditegaskan, kewibawaan merupakan satu asas penting yang membolehkan
seseorang pemimpin mewujudkan suasana kerja yang kondusif serta memupuk
motivasi ahli-ahli organisasi dalam melaksanakan amanah yang diberikan.
Kepemimpinan partisipasi berlaku bagi setiap pemimpin yang mau secara sadar
turut mengambil bagian dalam suatu tahap atau lebih dari suatu proses untuk
kesejahteraan anggotanya.
Kesimpulan
Review Jurnal Motivasi
Dari
hasil penelitian ini dapat diberikan saran-saran bagi peneliti tertarik untuk
meneliti dan mengembangkan penelitian ini lebih lanjut dapat menggunakan
variabel yang lebih lengkap dan menambahkan variabel diluar variabel yang ada
pada penelitian ini, hal ini berdasarkan nilai total variance explained yang
hanya sebesar 37.542% dan nilai koefisien determinasi sebesar 4%.
Kesimpulan
Komunikasi
Hasil
pengujian yang telah dilakukan, metode WIDS mampu mendeteksi serangan MITM
berupa serangan ARP spoofin dengan performasi 71%.Metode WIDS ini mampu
meningkatkan Keamanan jaringan nirkabel terhadap serangan Denial of Service
untuk mendukung E-Gov di Indonesia berupa pendeteksian terhadap serangan MITM
Attack.
Kesimpulan
Pengembangan Karir
(PENGARUH PROGRAM PENGEMBANGAN
KARIR DAN
MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA
KARYAWAN)
Pengembangan karir di PTBNP Bandung saat ini
secara keseluruhan belum dilaksanakan secara konsisten dan belum berjalan
sesuai harapan. Pengembangan karir belum dilaksanakan dengan pola yang terarah
tetapi lebih banyak dilakukan dengan cara trial and error. Variabel
pengembangan karir memberi-kan pengaruh positif secara signifikan terhadap
variabel motivasi kerja dan kinerja karyawan PTBNP Bandung, dimana variabel
pengembangan karir memberikan determinasi yang lebih besar dibandingkan
variabel motivasi dalam mempengaruhi variabel kinerja. Masih ada variabel lain
yang turut berpengaruh terhadap variabel kinerja.
Sumber:
·
http://kholisul.mhs.narotama.ac.id/2012/06/18/tugas-jurnal-manajemen-karir/
Kesimpulan pada jurnal “PENGARUH KONFLIK DAN STRESS TERHADAP KINERJA KARYAWAN”
1. Terdapat pengaruh
yang signifikan antara Insentif finansial (X1) dengan Kinerja (Y), dan
mempunyai korelasi sebesar 0,456 atau 45,6 persen dengan R square sebesar 0,208
atau 20,8 persen yang berarti bahwa Insentif finansial menyumbang kontribusi
sebesar 20,8 persen terhadap Kinerja. Dengan kata lain ada 79,2 % ditentukan
oleh faktorfaktor lainnya.
2. Terdapat pengaruh yang signifikan antara
Peningkatan disiplin (X2) dengan Kinerja (Y), dan mempunyai korelasi sebesar
0,483 atau 48,3 persen dengan R square sebesar 0,233 atau 23,3 persen yang
berarti bahwa Peningkatan disiplin (X2) menyumbang kontribusi sebesar 23,3
persen terhadap Kinerja. Dengan kata lain ada 76,7 % ditentukan oleh
faktor-faktor lainnya.
3. Terdapat pengaruh yang signifikan antara
Insentif finansial (X1) dan Peningkatan disiplin (X2) dengan Kinerja (Y), dan
mempunyai korelasi sebesar 0,582 atau 58,2 persen, dengan R square sebesar
0,338 atau 33,8 persen yang berarti bahwa Insentif finansial dan Peningkatan disiplin
menyumbang kontribusi sebesar 33,8 persen terhadap Kinerja. Dengan kata lain
ada 66,2 % ditentukan oleh faktor-faktor
lainnya.