Nama : Tantyo Rahmat Widodo
Kelas : 3KA36
NPM : 18113794
Kelas : 3KA36
NPM : 18113794
1.Pengertian Penalaran
Penalaran adalah proses
berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep
dan pengertian.
2.Penalaran Deduktif
Penalaran deduktif adalah
proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang
berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum.
Contoh:
Laptop adalah barang
elekronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.
Macam-macam penalaran deduktif
diantaranya :
Silogisme
Silogisme adalah suatu
proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi
(pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Dengan fakta lain bahwa
silogisme adalah rangkaian 3 buah pendapat, yang terdiri dari 2 pendapat dan 1
kesimpulan.
Entimen
Entimen adalah penalaran
deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya
dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.
3.Penalaran Induktif
·
Pengertian Penalaran Induktif
Paragraf Induktif adalah
paragraf yang diawali dengan menjelaskan permasalahan-permasalahan khusus
(mengandung pembuktian dan contoh-contoh fakta) yang diakhiri dengan kesimpulan
yang berupa pernyataan umum.
Contoh:
Jadi jika benda
plastic dibakar akan meleleh
Generalisasi
Generalisasi adalah
pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala yang
diminati generalisasi mencakup ciri – ciri esensial, bukan rincian. Dalam
pengembangan karangan, generalisasi dibuktikan dengan fakta, contoh, data
statistik, dan lain-lain.
·
Macam-macam
generalisasi:
Ø Generalisasi sempurna
Adalah generalisasi dimana
seluruh fenomena yang menjadi dasar penimpulan diselidiki. Generalisasi macam
ini memberikan kesimpilan amat kuat dan tidak dapat diserang. Tetapi tetap saja
yang belum diselidiki.
Ø Generalisasi tidak sempurna
Adalah generalisasi
berdasarkan sebagian fenomena untuk mendapatkan kesimpulan yang berlaku bagi
fenomena sejenis yang belum diselidiki.
Ø Ciri-ciri paragraf berpola induktif
Paragraf berpola induktif
memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1) Letak kalimat utama di
akhir paragraf
2) Diawali dengan
uraian/penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum
3) Paragraf induktif
diakhiri dengan kesimpulan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar