Sabtu, 08 April 2017

TUGAS SOFTSKILL ETIKA & PROFESIONALISME TSI 1

TUGAS SOFTSKILL ETIKA & PROFESIONALISME TSI











Nama : Tantyo Rahmat Widodo
Kelas : 4KA36
NPM : 18113794






1.      PENGERTIAN ETIKA

1.1 Pengertian Etika

Dalam pengertian hidup bermasyarakat, bernegara hingga pergaulan hidup tingkat internasional di perlukan suatu sistem yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul.

Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”,yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.

Menurut para ahli, etika tidak lain adalah aturan perilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar mana yang buruk. Berikut definisi menurut ahli :

·         Drs.O.P Simonrangkir : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berperilaku menurut ukuran dan nilai yang baik
·         Drs.Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal
·         Drs. H.Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya.
Filsuf Aristoteles, dalam bukunya Etika Nikomecheia, menjelaskan tentang pembahasan Etika, sebagai berikut:

Terminius Techicus, Pengertian etika dalam hal ini adalah, etika dipelajari untuk ilmu pengetahuan yang mempelajari masalah perbuatan atau tindakan manusia.

Manner dan Custom, Membahas etika yang berkaitan dengan tata cara dan kebiasaan (adat) yang melekat dalam kodrat manusia.

Macam-macam Etika

  1.      Etika Deskriptif

Etika yang menelaah secara kritis dan rasional tentang sikap dan perilaku manusia, serta apa yang dikejar oleh setiap orang dalam hidupnya sebagai sesuatu yang bernilai.

  2.      Etika Normatif

Etika yang menetapkan berbagai sikap dan perilaku yang ideal dan seharusnya dimiliki oleh manusia atau apa yang seharusnya dijalankan oleh manusia. Jadi Etika Normatif merupakan norma-norma yang dapat menuntun agar manusia bertindak secara baik dan menghindarkan hal-hal yang buruk.

  1.2  Pengertian Profesi

Secara etimologi profesi dari kata proffesion yang berarti pekerjaan. Profesional artinya orang yang ahli atau tenaga ahli.

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia:

Profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi pendidikan keahlian (keterampilan, kejuruan, dan sebagainya) tertentu. Profesional adalah :

1. Bersangkutan dengan profesi
2. Memerlukan kepandaian khusus untuk menjalankan
3. Mengharuskan adanya pembayaran untuk melakukannya

   1.3  Karateristik Profesi

1. Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoretis : Profesional diasumsikan mempunyai pengetahuan teoritis yang ekstensif dan memiliki keterampilan yang berdasar pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktik
2.Asosiasi profesional : profesi biasanya memiliki badan yang diorganisasi oleh para anggotanya, yang dimaksudkan untuk meningkatkan status para anggotanya.

3.Pendidikan yang ekstensif : profesi yang prestisius biasanya memerlukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi.

4.Ujian kompetensi

5.Pelatihan kompetensi

6. Lisensi

7. Otonomi kerja

8. Kode etik

9. Mengatur diri

10. Layanan publik dan altruisme

11.Status dan imbalan yang tinggi




2.      PENGERTIAN PROFESI DAN PROFESIONALISME

2.1              Profesionalisme

ONNY S PRIJONO
Profesionalisme merupakan kemampuan untuk memasuki ajang kompetisi sebagai antisipasi menghadapi globalisasi.

PAMUDJI,1985
Profesionalisme memiliki arti lapangan kerja tertentu yang diduduki oleh orang-orang yang memiliki kemampuan tertentu pula.

2.2              Ciri-Ciri Profesionalisme

Seseorang yang memiliki jiwa profesionalisme senantiasa mendorong dirinya untuk mewujudkan kerja-kerja yang profesional.
Pegawai yang sukses selalu belajar dari kesalahan yang mereka lakukan dan tetap maju. Berikut ini adalah sikap dalam bekerja yang profesional, yaitu:

·         Keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati ideal. Yang dimaksud dengan “piawai ideal” ialah suatu perangkat perilaku yang dipandang paling sempurna dan dijadikan sebagai rujukan.
·         Meningkatkan dan memelihara imej profesion. Profesionalisme yang tinggi ditunjukkan oleh besarnya keinginan untuk selalu meningkatkan dan memelihara imej profesion melalui perwujudan perilaku profesional.
·         Keinginan untuk senantiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional yang dapat meningkatkan dan memperbaiki kualitas pengetahuan dan keterampilannya.
·         Mengejar kualitas dan cita-cita dalam profesion. Profesionalisme ditandai dengan kualitas derajat rasa bangga akan profesi yang dipegangnya.



   2.3  Kode Etik Profesi

Kode Etik Profesi adalah suatu tatanan etika yang telah disepakati oleh suatu kelompok masyarakat tertentu. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial, namun bila ada kode etik yang memiliki sanksi yang agak utuh dalam kategori norma hukum yang didasari kesusilaan.

Dalam menjalankan profesi, seseorang perlu memiliki dasar-dasar yang perlu diperhatikan, diantaranya :

  1.      Prinsip Tanggung Jawab
  2.      Prinsip Keadilan
  3.      Prinsip Otonomi
  4.      Prinsip Integritas Moral



3.Modus Kejahatan Dalam Teknologi Informasi

3.1 Jenis-Jenis Ancaman Melalui IT

Sistem keamanan yang berkaitan dengan Tipenya cybercrime menurut Philip masalah keuangan dan e-commerce:

   1.      Joy computing
   2.      Data keuangan dapat dicuri atau diubah
   3.      Hacking
   4.      Trojan Horse
   5.      Dana atau kas disalahgunaan
   6.      Data leakage
   7.      Pemalsuan uang
   8.      Data diddling
   9.      Seseorang dapat berpura-pura sebagai orang sah dengan cara tidak sah
  10.  To frustate data communication atau menyiakan data komputer lain dan melakukan transaksi keuangan atas
  11.  Software piracy

3.2 Kasus-Kasus Kejahatan Komputer/Cyber Crime

Kasus Cybercrime yang sering terjadi di Indonesia (As’ad Yusuf) :

  1.      Pencurian nomor kartu kredit
  2.      Pengambilan alih situs web milik orang lain
  3.      Pencurian akses internet yang sering dialami oleh ISP
  4.      Kejahatan nama domain
  5.      Persaingan bisnis dengan menimbulkan gangguan bagi situs saingannya




4.  IT Forensik

4.1 IT Audit Trail

Audit Trail memberikan langkah demi langkah di dokumentasikan sejarah dari transaksi.
Audit Trail merupakan salah satu fitur dalam suatu program yang mencatat semua kegiatan yang dilakukan tiap user dalam suatu tabel log. Sedangkan IT Audit Trail adalah suatu bagian yang ada dalam program yang dapat mencatat kegiatan-kegiatan audit yang secara rinci dilakukan oleh para penggunannya secara rinci.

4.2 Real Time Audit

Real Time Audit adalah suatu sistem untuk mengawasi kegiatan teknis dan keuangan sehingga dapat memberikan penilaian yang transparan status saat ini dari semua kegiatan, dimana pun mereka berada.

4.3 IT Forensik

IT Forensik adalah cabang dari ilmu komputer tetapi menjurus ke bagian forensik yaitu berkaitan dengan bukti hukum yang ditemukan di komputer dan media penyimpanan digital. Komputer forensik juga dikenal sebagai Digital Forensik yang terdiri dari aplikasi dari ilmu pengetahuan kepada indetifikasi, koleksi,analisa,dan pengujian dari bukti digital.



DAFTAR PUSTAKA



Tidak ada komentar:

Posting Komentar