Sabtu, 19 April 2014

Tugas Softskill IBD 2 Manusia dan Penderitaan

Nama: Tantyo Rahmat Widodo
Kelas: 1KA28
NPM: 18113794

A.MANUSIA DAN PENDERITAAN

1.Penderitaan

Penderitaan berasal dari kata derita berasal dari bahasa sansekerta artinya menahan. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu bisa dari lahir atau batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia.Penderitaan itu ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan. Penderitaan pastinya akan dialami oleh semua orang yang sudah merupakan resiko.Tuhan memberikan kebahagiaan dan penderitaan kepada setiap umatnya, agar manusia sadar untuk tidak melupakan Tuhan-nya.

2.Siksaan

Siksaan adalah menyengsarakan, menganiaya, menghancurkan, dan siksaan juga berupa siksaan fisik maupun psikologis.Akibat siksaan yang dialami seseorang akan menimbulkan  penderitaan dan kesengsaraan dalam hidupnya. Penyiksaan yang dilakukan terhadap seseorang mempunyai tujuan untuk balas dendam dengan cara menyiksa,membunh, perampokan, penculikan seperti yang biasa lihat di berita TV.

3.Kekalutan Mental

Kekalutan mental merupakan penderitaan batin dimana seseorang mengalami kekalutan mental dan kegalauan, kebingungan akibat tidak mampuan seseorang menghadapi masalah yang harus diselesaikannya biasanya seseorang mengalami kekalutan mental bertingkah laku tidak wajar/stres, karena tidak tahu apa yang harus dilakukan, karena itu seseorang yang mengalami kekalutan mental agar tidak berlarut-larut. Seharusnya mendapat dukungan dari orang-orang terdekat seperti kedua orang tua, keluarga, teman-teman dekat/sahabat dekat. Hal demikian dibutuhkan agar orang tersebut mendapat semangat untuk bangkit lagi dalam hidupnya.

Contoh: Seseorang putus cintanya gagal dalam memperoleh pekerjaan seorang istri ditinggal suami.

4.Penderitaan dan Perjuangan

Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, penderitaan merupakan bagian dari kehidupan manusia, hanya bagaimana seseorang menyikapinya dan bagaimana seseorang mengurangi penderitaan itu sendiri, Tuhan memberikan cobaan kepada manusia tidak hanya kebahagiaan. Tetapi juga cobaan penderitaan, maka kita hidup tidak boleh cepat menyerah, mudah putus asa manusia harus optimis berjuang menghadapi tantangan hidup dan berdoa kepada Tuhan. Nasib seseorang tidak akan bentrok, kecuali orang ini berusaha merubahnya sendiri.

5.Penderitaan, media massa, dan seniman

Di era modern yang sangat canggih sekarang ini kemungkinan terjadi penderitaan kemungkinan sangat besar kemajuan teknologi sebagian membuat manusia menderita, sebagainya menyejahterakan manusia. Terciptanya reaktor nuklir, pabrik senjata, bom atom merupakan sumber penderitaan manusia. Seperti saat perang dunia ke-II, bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, kebocoran nuklir di Uni Soviet. Penggunaan peluru kendali saat perang teluk. Di Fukushima di Jepang terjadi kebocoran reaktor nuklir akibat gempa dan tsunami.

6.Penderitaan dan sebab-sebabnya

Penderitaan yang di terima oleh manusia terjadi beberapa faktor. Penderitaan merupakan akibat dan kelalaian, keteledoran seseorang kurang disiplinnya, seseorang bila berkendara tidak mengecek rem, dll, sehingga terjadi kecelakaan menimbulkan penderitaan. Penderitaan disebabkan akibat tidak ramahnya sebagai manusia dengan alam, penebangan hutan secara membabi buta menyebabkan tanah longsor dan banjir besar/ bandang di Wasior, Irian Jaya.

7.Pengaruh Penderitaan

Pengaruh penderitaan yang terjadi apabila seseorang mengalami penderitaan sikap yang yang timbul dapat berupa sikap negatif ataupun sikap positif,sikap kecewa, putus asa, tidak bahagia, tidak punya gairah, ingin mengakhiri hidupnya, (sikap negatif). Pengaruh sikap positifnya bangkit dari keterpurukannya, tidak mudah menyerah, kreatif, menentang kekerasan. Misalnya kekerasan terhadap anak, jika sikap positif dan negatif di komdasikan oleh para seniman kepada pemirsa, pembaca, penonton akan memberikan penilaian yang baik, sehingga dapat mengadakan penambahan nilai-nilai kehidupan dalam lingkungan masyarakat.





Sumber:

·         Buku Modul




Tidak ada komentar:

Posting Komentar