Nama: Tantyo
Rahmat Widodo
Kelas: 1KA28
NPM: 18113794
A.MANUSIA DAN
PENDERITAAN
1.Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita berasal dari
bahasa sansekerta artinya menahan. Derita artinya menanggung atau merasakan
sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu bisa dari lahir atau batin.
Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia.Penderitaan
itu ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan
berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap
penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain.
Dapat pula suatu penderitaan merupakan kekuatan untuk bangkit dari
keterpurukan. Penderitaan pastinya akan dialami oleh semua orang yang sudah
merupakan resiko.Tuhan memberikan kebahagiaan dan penderitaan kepada setiap
umatnya, agar manusia sadar untuk tidak melupakan Tuhan-nya.
2.Siksaan
Siksaan adalah menyengsarakan, menganiaya,
menghancurkan, dan siksaan juga berupa siksaan fisik maupun psikologis.Akibat
siksaan yang dialami seseorang akan menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan dalam hidupnya.
Penyiksaan yang dilakukan terhadap seseorang mempunyai tujuan untuk balas
dendam dengan cara menyiksa,membunh, perampokan, penculikan seperti yang biasa
lihat di berita TV.
3.Kekalutan
Mental
Kekalutan mental merupakan penderitaan batin dimana
seseorang mengalami kekalutan mental dan kegalauan, kebingungan akibat tidak
mampuan seseorang menghadapi masalah yang harus diselesaikannya biasanya
seseorang mengalami kekalutan mental bertingkah laku tidak wajar/stres, karena
tidak tahu apa yang harus dilakukan, karena itu seseorang yang mengalami
kekalutan mental agar tidak berlarut-larut. Seharusnya mendapat dukungan dari
orang-orang terdekat seperti kedua orang tua, keluarga, teman-teman
dekat/sahabat dekat. Hal demikian dibutuhkan agar orang tersebut mendapat
semangat untuk bangkit lagi dalam hidupnya.
Contoh: Seseorang putus cintanya gagal dalam
memperoleh pekerjaan seorang istri ditinggal suami.
4.Penderitaan
dan Perjuangan
Setiap manusia pasti mengalami penderitaan,
penderitaan merupakan bagian dari kehidupan manusia, hanya bagaimana seseorang
menyikapinya dan bagaimana seseorang mengurangi penderitaan itu sendiri, Tuhan
memberikan cobaan kepada manusia tidak hanya kebahagiaan. Tetapi juga cobaan
penderitaan, maka kita hidup tidak boleh cepat menyerah, mudah putus asa
manusia harus optimis berjuang menghadapi tantangan hidup dan berdoa kepada
Tuhan. Nasib seseorang tidak akan bentrok, kecuali orang ini berusaha
merubahnya sendiri.
5.Penderitaan,
media massa, dan seniman
Di era modern yang sangat canggih sekarang ini
kemungkinan terjadi penderitaan kemungkinan sangat besar kemajuan teknologi
sebagian membuat manusia menderita, sebagainya menyejahterakan manusia.
Terciptanya reaktor nuklir, pabrik senjata, bom atom merupakan sumber
penderitaan manusia. Seperti saat perang dunia ke-II, bom atom di Hiroshima dan
Nagasaki, kebocoran nuklir di Uni Soviet. Penggunaan peluru kendali saat perang
teluk. Di Fukushima di Jepang terjadi kebocoran reaktor nuklir akibat gempa dan
tsunami.
6.Penderitaan
dan sebab-sebabnya
Penderitaan yang di terima oleh manusia terjadi
beberapa faktor. Penderitaan merupakan akibat dan kelalaian, keteledoran
seseorang kurang disiplinnya, seseorang bila berkendara tidak mengecek rem, dll,
sehingga terjadi kecelakaan menimbulkan penderitaan. Penderitaan disebabkan
akibat tidak ramahnya sebagai manusia dengan alam, penebangan hutan secara
membabi buta menyebabkan tanah longsor dan banjir besar/ bandang di Wasior,
Irian Jaya.
7.Pengaruh Penderitaan
Pengaruh penderitaan yang terjadi apabila seseorang
mengalami penderitaan sikap yang yang timbul dapat berupa sikap negatif ataupun
sikap positif,sikap kecewa, putus asa, tidak bahagia, tidak punya gairah, ingin
mengakhiri hidupnya, (sikap negatif). Pengaruh sikap positifnya bangkit dari
keterpurukannya, tidak mudah menyerah, kreatif, menentang kekerasan. Misalnya
kekerasan terhadap anak, jika sikap positif dan negatif di komdasikan oleh para
seniman kepada pemirsa, pembaca, penonton akan memberikan penilaian yang baik,
sehingga dapat mengadakan penambahan nilai-nilai kehidupan dalam lingkungan
masyarakat.
Sumber:
·
Buku Modul
Tidak ada komentar:
Posting Komentar